Cara Penggunaan Obat
1. Obat oral (melalui mulut)
Umumnya lebih baik jika meminum obat dengan satu gelas penuh air
.Ikutilah petunjuk dokter/ apoteker. Ada beberapa obat yang diminum
bersama makanan atau sesudah makan, ada juga yang lainnya diminum pada
saat lambung kosong. Jika anda harus minum obat dalam jangka waktu lama,
minumlah semua obat sesuai dosisnya. Jangan digerus atau dihisap jika
tidak dikatakan seperti itu. Jika meminum obat cairan harus diperhatikan
penggunaan sendok yang disebutkan pada obat dengan sendok yang umumnya
terdapat di rumah anda. Sendok pada obat perhitungannya 15 mL, sedangkan
sendok makan yang umum pada rumah tangga sekarang biasanya 8 mL. Sendok
teh pada takaran obat adalah 5 mL tapi sendok teh di rumah biasanya 3
mL. Sebaiknya kalau sendok teh pada obat gunakan sendok takar obat yang
biasanya disertakan bersama obat cair. Jika anda kesulitan meminum obat
dalam bentuk tablet / kapsul/ cairan seperti pada resepnya ,sampaikanlah pada dokter penulis resep sehingga bisa diganti dengan yang sesuai.
2. Obat Kulit (Salap)
Oleskan salap pada daerah kulit yang bersih, kering dan sedikit atau
tidak ada bulu serta bebas dari luka terbuka atau iritasi. Gunakan
bagian salap baru pada tempat yang berbeda.
3. Inhaler (obat yang dihirup)
Obat-obat inhaler biasanya mempunyai petunjuk sendiri buat pasien.
Bacalah petunjuknya dengan teliti sebelum menggunakan obat. Jika anda
tidak mengerti cara pemakaiannya atau anda tidak merasa pasti bagaimana
cara penggunakannya, tanyakanlah pada dokter yang meresepkan. Ada
beberapa tipe inhaler yang digunakan dengan cara yang berbeda, sehingga
penting untuk mengikuti cara pakai yang diberikan.
4. Obat Tetes Mata (OTM)
Untuk mencegah kontaminasi, jangan dibiarkan ujung wadah tetes mata
bersinggungan dengan permukaan/bagian mata dan selalu dijaga tutup tetes
mata selalu rapat.
Cara Penggunaan :
Terlebih dahulu cuci tangan anda dengan sabun. Miringkan kepala
kebelakang dan dengan jari telunjuk tarik kelopak mata bawah dari mata
hingga membentuk lekukan. Teteskan obat tetes mata kedalam lekukan mata
dan pelan-pelan ditutup. Jangan kedip-kedipkan mata biarkan tertutup
selama 1-2 menit.
5. Salap Mata
Untuk mencegah kontaminasi dari salap mata usahakan jangan sampai ujung
"tube" menyentuh mata. Setelah penggunaan, lap ujung tube dengan tissue
yang bersih dan tutup rapat.
Cara Pakai : cuci tangan dengan bersih. Tarik kelopak mata bawah
sehingga membentuk lekukan. Oleskan lapisan tipis salap mata pada
lekukan lebih kurang 1 cm panjangnya. Pelan-pelan tutup mata dan diamkan
1-2 menit. Cuci tangan lagi.
6. Obat Tetes Hidung
Tengadahkan kepala atau letakkan kepala pada bantal miring. Teteskan
pada masing-masing lobang hidung dan diamkan beberapa menit. Siram botol
dengan air panas dan keringkan dengan tissue bersih. Tutup kembali.
Untuk mencegah penularan infeksi, jangan gunakan obat tetes mata dan
hidung untuk orang lain juga.
7. Tetes Telinga
Untuk mencegah kontaminasi jangan sampai ujung alat tetes telinga
menyentuh telinga.Botol tidak boleh penuh untuk mencegah tetesan.
Cara Pakai : Tidur dan miringkan kepala sehingga telinga yang akan
diobati menghadap keatas. Teteskan obat tetes telinga pada saluran
telinga. Jaga selama 5 menit sehingga obat mengalir. Untuk anak-anak
yang susah diam, diamkan paling tidak 1-2 menit. Jangan goyang-goyang
penetes telinga sesudah dipakai. Lap ujung penetes dengan tissu yang
bersih dan tutup wadah dengan kencang(rapat).
8. Suppositoria
Cuci tangan sampai bersih. Pisahkan pembungkus suppost dari badan supp
dengan air bersih. Tidurlah miring. Dorong suppost kedalam dubur(
rectal) dengan jari kanan. Jika suppost terlalu lunak dimasukkan, simpan
30 menit dalam lemari es atau siram dengan air es sebelum dilepaskan
pembungkusnya. Cucilah tangan sesudah mendorong suppositoria.
9. Salap/ krim untuk dubur (rektal)
Bersihkan dan keringkan daerah sekitar dubur. Gosoklah dengan sedikit
salap/ krim tadi. Pasangkan aplikator plastik pada tube. Masukkan ujung
aplikator pada rektum dan hati-hati pencet tube hingga salap/ krim masuk
rektum. Pisahkan ujung aplikator dari tube dan cuci dengan air panas,
bersihkan dengan sabun/deterjen. Lepaskan tube setelah dipakai . Cuci
tangan sampai bersih.
10. Obat-obat yang melalui vagina
Cuci tangan yang bersih. Gunakan aplikator, masukkan obat ke dalam
vagina sejauh mungkin secara pelan-pelan dan tidak menimbulkan rasa
sakit. Bebaskan obat dengan mendorong plunger. Tunggu beberapa menit sebelum bangun . Cuci aplikator dan tangan dengan sabun dan air panas.







Tidak ada komentar:
Posting Komentar